Kamis, 01 Desember 2011

Seks Bebas di Kalangan Remaja

FENOMENA KEHIDUPAN SEKS BEBAS DI KALANGAN REMAJA

  1. Pengertian Seks
Seks merupakan naluri alamiah yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup dimuka bumi ini. Bukan hanya manusia yang memiliki naluri seks tetapi juga termasuk hewan dan makhluk hidup lainnya (tumbuhan). Seks diperlukan untuk menjaga kelangsungan hidup suatu spesies atau suatu kelompok atau jenis makhluk hidup.
Sedangkan seks bebas merupakan pengaruh budaya gang datang dari barat dan kemudian diadaptasi oleh masyarakat Indonesia tanpa memfilternya (menyaring) terlebih dahulu.
Menurut Dr. Ferryal Loetan, Asc & SPRM, MkesMMR, di Indonesia sejak tahun 1990-an perilaku seks remaja sudah mulai meningkat. Beberapa hasil penelitian tahun 1994-1995 tentang perilaku seks remaja menunjukkan sudah cenderung ke arah yang kurang baik dan memprihatinkan sekali.
Faktor-faktor penyebab hal itu terjadi diantaranya karena orang tua yang kurang mengawasi tingkah laku anak remajanya dan masyarakat (khususnya para orang tua) masih menganggap urusan seks itu adalah hal yang tabu untuk dibicarakan secara terbuka. Jadilah banyak remaja yang ingin tahu tentang masalah seks, tetapi mereka tidak tahu mau bertanya kemana. Akhirnya mereka mencari informasi dari “luar” melalui berbagai media, tetapi tidak dapat bimbingan sehingga sering kali salah penafsiran. Banyak diantara para remaja yang sembunyi-sembunyi meski sekedar ingin mendapatkan informasi mengenai seks yang tidak benar.

  1. Pandangan Salah
Ketahuan masyarakat terjadi karena mereka berpandangan kalau berbicara masalah seks itu malah dianggap sebagai membicarakan hal-hal yang porno dan mengajarkan cara-cara berhubungan seks. Padahal bukan itu yang dimaksud, maksudnya yaitu agar para remaja mendapat pendidikan tentang seks. Pendidikan seks mengajarkan tentang pengenalan alat reproduksi, dampak alat reproduksi kita terhadap alat reproduksi lain, dan cara agar alat reproduksi tidak menimbulkan masalah bagi diri sendiri atau orang lain.
Remaja (Tahap pencarian jati diri) adalah korban ketidak tahuan tentang seks sehingga muncul rasa ingin tahunnya. Tetapi, mereka salah memahami dan akibatnya banyak remaja yang melakukan tindakan negatif bahkan sampai MBA (Married by Accident)

  1. Pentingnya Pendidikan Seks
Fungsi Pendidikan seks yaitu :
-          Mengetahui fungsi organ-organ reproduksi
Tujuan utama dari seks adalah untuk reproduksi buat kepentingan regenerasi. Artinya setiap makhluk hidup melakukan  seks adalah untuk memperoleh keuntungan agar dapat menjaga dan melestarikan keturunannya.
-          Mengetahui berbagai penyakit yang berhubungan dengan alat kelamin atau seks bebas.
Jenis penyakit ini disebut dengan istilah Infeksi Menular Seksual (IMS). Jenis penyakit IMS yang sering terjadi di masyarakat adalah Sifilis (Raja Singa), Gonore (Kencing nanah), Herpes genetalis dan Trikomonas.
-          Mengetahui Tujuan seks sesungguhnya.
Tujuan seks adalah sebagai sarana untuk memperoleh kepuasan dan relaksasi dalam kehidupan bagi manusia.
-          Menjaga dan memelihara organ-organ yang berkaitan dengan reproduksi.

  1. Kesimpulan
Seks bebas sudah menjadi hal yang tidak tabu lagi bagi kalangan remaja dan mahasiswa di Indonesia. Kegiatan bukan hanya dilakukan oleh pasangan yang sah menurut agama dan hukum yang berlaku akan tetapi juga dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Para pelajar dan mahasiswa saat ini cenderung lebih mengutamakan pacaran dan kebutuhannya yang lain dari pada menuntut ilmu. Mereka tidak lagi tenggelam dalam pelajaran, akan tetapi sudah tenggelam dalam lautan asmara yang mereka namakan “Cinta”.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar